//
you're reading...
Geology's Task

GOLONGAN MINERAL SULFAT, KARBONAT

MINERAL SULFAT

Sulfat terdiri dari anion sulfat . Mineral sulfat adalah kombinasi logam dengan anion sufat tersebut. Pembentukan mineral sulfat biasanya terjadi pada daerah evaporitik (penguapan) yang tinggi kadar airnya, kemudian perlahan-lahan menguap sehingga formasi sulfat dan halida berinteraksi. Pada kelas sulfat termasuk juga mineral-mineral molibdat, kromat, dan tungstat. Dan sama seperti sulfat, mineral-mineral tersebut juga terbentuk dari kombinasi logam dengan anion-anionnya masing-masing.

Contoh Mineral

  • Gypsum (CaSO4.2H2O)

gypsum-159

Gypsum adalah mineral yang memiliki sifat yang sangat menarik, mineral ini memiliki kebiasan yang sangat unik, Gypsum banyak ditemukan sempurna dan utuh, tanpa ada kerusakan atu patah sedikitpun. Gypsum biasanya ditemukan di dalam tanah liat sebagai kristal pelampung, dimana gypsum sepenuhnya terbentuk tanpa melekat pada batu atau mineral matriks. Terbentuk dalam lingkungan sedimen, dan sering berselingan dengan batugamping, serpih, batupasir, lempung dan garam batuan. Dapat pula ditemukan dalam urat-urat metalik sebagai mineral geng.

Lokasi di Indonesia: Cirebon, Jawa Barat

Manfaat : Mineral gipsum yang biasanya digunakan sebagai perekat pada bangunan-bangunan kuno serta bahan campuran dalam semen. Selain itu, juga dijadikan ornamen, baik untuk pahatan maupun dilebur lalu dicetak menjadi ornamen interior dalam bangunan, termasuk eternit.

Physical Properties of Gypsum

Chemical Classification sulfate
Color clear, colorless, white, gray, yellow, red, brown
Streak white
Luster vitreous, silky, sugary
Diaphaneity transparent to translucent
Cleavage perfect
Mohs Hardness 2
Specific Gravity 2.3
Diagnostic Properties cleavage, specific gravity, low hardness
Chemical Composition hydrous calcium sulfate, CaSO4.2H2O
Crystal System monoclinic
  •     Barite (BaSO4)

barite-99-b

Pada umumnya, barit (BaSO4) mengandung campuran unsur Cr, Ca, Pb, dan Ra, yang senyawanya mempunyai bentuk kristal yang sama.
Unsur pengotor barit adalah besi oksida, lempung, dan unsur organik, yang semuanya dapat memberikan beragam warna pada warna kristal barit murni adalah putih atau abu-abu.
Sebagian besar produksi barit dunia digunakan dalam industri perminyakan. Pemakaian ini mencapai sekitar 85-90% dari produksi barit secara keseluruhan. Sisanya digunakan sebagai bahan baku dalam industri kimia barium, sebagai bahan pengisi dan pengembang (filler dan extender), dan agregat semen

Lokasi di Indonesia: Cianjur (Jabar), Makassar (Sulsel)

Manfaat : Mineral barit merupakan mineral bijih yang paling utama bagi barium. Selain itu, juga sebagai bahan tambahan penting untuk lumpur pengeboran minyak bumi. Barit sering digunakan sebagai bahan tambahan untuk pembuatan kertas dan karet serta bahan pewarna karena warnanya yang putih.

Physical Properties of Barite

Chemical Classification sulfate
Color colorless, white, light blue, light yellow, light red, light green
Streak white
Luster vitreous to pearly
Diaphaneity transparent to translucent
Cleavage very good, basal, prismatic
Mohs Hardness 2.5 to 3.5
Specific Gravity 4.5
Diagnostic Properties high specific gravity, three cleavage directions at right angles
Chemical Composition barium sulfate , BaSO4
Crystal System orthorhombic

MINERAL KARBONAT

Carbonat terbentuk pada lingkungan laut oleh endapan bangkai plankton. Carbonat juga terbentuk pada daerah evaporitic dan pada daerah karst yang membentuk gua (caves), stalaktit, dan stalagmite. Dalam kelas carbonat ini juga termasuk nitrat (NO3) dan juga Borat (BO3).

Merupakan persenyawaan dengan ion (CO3)2-, dan disebut “karbonat”, umpamanya persenyawaan dengan Ca dinamakan “kalsium karbonat”, CaCO3 dikenal sebagai mineral “kalsit”. Mineral ini merupakan susunan utama yang membentuk batuan sedimen.

Contoh Mineral

  •   Calcite (CaCO3)

calcite-marble-127

Kasilt terbentuk dari pengendapan kalsium yang kaya air, biasanya terletak di gua-gua atau di tebing kapur. dan semua itu ada dalam bentuk stalagmit, stalaktit, flowstone dan pertumbuhan globular yang aneh. zat-zat tersebut terus menumpuk dan membentuk lapisan tersendiri, sehingga terbentuklah mineral kasilt. namun hal ini juga membuat mineral kasilt menjadi mineral yang tidak murni, karena banyak menjebak bahan organik dalam pembentukanya, seperti daun, ranting, lumut dan lainnya.

Lokasi di Indonesia : Sumatera Utara, Sulawesi , Jawa Tengah

Manfaat : Merupakan sumber senyawa CaC, yang digunakan untuk membuat semen, dan juga dapat sebagai bahan konstruksi bangunan. Kalsit juga banyak digunakan sebagai pupuk, bahan tahan api, dan produksi kertas.

Physical Properties of Calcite

Chemical Classification carbonate
Color usually white but also colorless, gray, red, green, blue, yellow, brown, orange
Streak white
Luster vitreous
Diaphaneity transparent to translucent
Cleavage perfect, rhombohedral, three directions
Mohs Hardness 3
Specific Gravity 2.7
Diagnostic Properties rhombohedral cleavage, powdered form effervesces weakly in dilute HCl, curved crystal faces and frequent twinning
Chemical Composition CaCO3
Crystal System hexagonal

 

  •  Magnesite (MgCO3)

magnesite-94

Magnesit dapat ditemukan dalam mineral sekunder dan biasanya berasosiasi dengan batuan sedimen atau batuan metamorfik, berasal dari endapan marin, kecuali brukit. Magnesit ditemukan didalam batuan serpentin. Mineral-mineral lain yang sering ditemukan bersama magnesium adalah talk, limonit, opal, dan kalsit.
Magnesit umumnya jarang ditemukan dalam bentuk mineral, tetapi secara utuh terdapat pada larutan padat siderit (FeCO3) bersama-sama Mn dan Ca yang dapat menggantikan unsur Mg.

Lokasi di Indonesia: Aceh, Sulawesi, Jawa Timur

Manfaat: sumber senyawa MgO, yang digunakan dalam pembuatan batu bata tahan api, semen, dan indusrtri kimia.

Physical Properties of Magnesite

Chemical Classification carbonate
Color white, grayish, yellowish, brownish, colorless
Streak white
Luster vitreous
Diaphaneity transparent to translucent
Cleavage perfect
Mohs Hardness 3.5 to 5.0
Specific Gravity 3.0 to 3.2
Diagnostic Properties dissolves with warm HCl in the powdered form
Chemical Composition MgCO3
Crystal System hexagonal

 

  • Dolomite (CaMg(CO3))2

dolomite-crystals-91

Dolomit adalah mineral yang sangat umum dan terkenal karena pelanya yang berbentuk agregat kristal melengkung, terbentuk karena hasil pelarutan dan rekristalisasi batu gamping yang mengandung Mg. Dolomit sangat unik, pernah ditemukan jenis dolomit yang terisolasi di Eugui,Spanyol yang memiliki kristal transparan bewarna yang menyerupai Iceland Spar seperti Kalsit, dan tidak memiliki kemiripan dengan dolomit di daerah lain. pernah juga ditemukan dolomit yang sangat populer dan indah, yang memiliki warna merah muda dan kaya akan kobalt yaitu di Kongo(Zaire).

Persebaran di Indonesia: Sekapak (Tuban) dan Jawa Timur

Manfaat : Pupuk, kertas, Bahan Tahan api, dll.

Physical Properties of Dolomite

Chemical Classification carbonate
Color colorless, white, pink, green, gray, brown, black
Streak white
Luster vitreous, pearly
Diaphaneity transparent to translucent
Cleavage perfect, rhombohedral, three directions
Mohs Hardness 3.5 to 4
Specific Gravity 2.8 to 2.9
Diagnostic Properties rhombohedral cleavage, powdered form effervesces weakly in dilute HCl, hardness
Chemical Composition (CaMg)(CO3)2
Crystal System hexagonal

 

About eriantcrishman

.:: Succes Is My Aim, Geology Is My Way | Proud To Be A Part Of Geological Engineering UPNYK '13 | ::.

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: